Lkd0w4E1RXeko9lO8B7b5aHwUYMeguVeq3zLAoHH

Mudah, Cara Membedakan Transistor NPN dan PNP Tanpa Datasheet Bisa Menggunakan Multimeter Digital

Mudah, Cara Membedakan Transistor NPN dan PNP Tanpa Datasheet Bisa Menggunakan Multimeter Digital

Kebingungan Anda tentang bagaimana cara membedakan transistor PNP dan NPN kini akan terjawab sudah.

Tanpa datasheet atau manual book, transistor NPN dan PNP tersebut bisa Anda ketahui setelah memahami cara menentukan transistor PNP dan NPN.

Pemahaman tentang perbedaan transistor PNP dan transistor NPN haruslah Anda kuasai. Minimal memahaminya.

Karena bisa saja Anda dihadapkan dengan kondisi dimana mengharuskan untuk melakukan troubleshooting pada suatu peralatan elektronik, lalu memutuskan jenis transistor apa yang akan digunakan.

Jika salah menentukan jenis transistor maka bisa saja akan terjadi ke-fatal-an.


Pengertian dan Fungsi Transistor

Kita sudah mengetahui bersama bahwa transistor merupakan komponen semikonduktor yang paling banyak digunakan pada suatu rangkaian elektronika.

Di dalam rangkaian elektronika penggunaan komponen transistor tentunya memiliki fungsi untuk menunjang sistem yang terintegrasi tersebut.

Beberapa diantara fungsi komponen transistor yaitu sebagai penguat, penyearah, switch, mixer dan stabilisator.

Di pasaran bebas yang biasa menjual transistor akan kita temukan dua jenis transistor yaitu transistor bipolar dan transistor FET.

Secara tampilan fisik, baik itu transistor bipolar maupun transistor FET keduanya sama-sama memiliki tiga kaki terminal.

Akan tetapi, kaki terminal pada masing-masing jenis transistor tersebut memiliki penamaan yang berbeda-beda. 

Seperti pada transistor bipolar kita akan menemukan istilah nama kaki terminal Basis, Kolektor dan Emitor.

Sementara pada transistor FET kita akan menemukan istilah kaki Terminal Gate, Drain dan Source.

Di lain kesempatan kita akan membahas mengenai transistor FET lebih mendalam.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara membedakan transistor NPN dan transistor PNP menggunakan multimeter digital.

Transistor NPN dan transistor PNP adalah jenis transistor yang termasuk ke dalam golongan transistor bipolar.

Tanpa berlama-lama, langsung saja kita bahas cara membedakan transistor PNP atau NPN menggunakan multimeter digital.


Cara Membedakan Transistor PNP dan NPN

Tanpa datasheet, gunakan alat ukur multimeter digital untuk mengetahui jenis transistor, baik itu transistor NPN maupun transistor PNP.

Pertama, siapkan alat ukur multimeter digital.

Kedua, posisikan saklar atau switch multimeter pada mode dioda.

Ketiga, pasangkan prob multimeter digital pada kaki basis transistor. Bisa probe yang berwarna merah (positif) atau probe yang berwarna hitam (negatif). Pilih salah satu probe.

Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana cara mengetahui kaki basis transistor?

Bagaimana cara mengetahui jenis transistor NPN atau PNP dari transistor yang belum diketahui kaki-kaki-nya?

Sebelum melanjutkan, perhatikan catatan penting berikut:

Kata kunci: jika probe merah di kaki basis maka bisa dikatakan bahwa itu adalah transistor NPN. Sedangkan jika probe hitam di kaki basis maka tergolong jenis transistor PNP.

Sampai disini mungkin bisa dipahami ya penjelasannya.

Selanjutnya kita akan coba menentukan kaki basis transistor dan menentukan jenis transistor.


Menentukan Transistor NPN

Pasang probe berwarna merah pada kaki basis transistor. Jika Anda belum mengetahui yang mana kaki basis transistor. Anda bisa melakukan hal ini.

Jepit probe merah pada salah satu kaki terminal transistor, lalu probe berwana hitam dijepit pada kaki terminal lain secara bergantian.

Lakukan secara berurutan pada setiap kaki transistor untuk menemukan kaki basis.

Tanda kaki terminal basis transistor telah ditemukan yakni adanya perubahan angka pada multimeter digital (ada pergerakan). Maka transistor tersebut berjenis NPN.

Jika tidak ada pergerakan pada mulimeter, padahal kabel probe merah sudah dicoba diletakan di semua kaki transistor, maka tukar probe merah dengan probe hitam.

Lalu letakan probe merah pada kaki-kaki lainnya. Jika ada pergerakan maka transistor tersebut berjenis PNP.

Perhatikan simulasi gambar berikut.


Mudah, Cara Membedakan Transistor NPN dan PNP Tanpa Datasheet Bisa Menggunakan Multimeter Digital


Menentukan Transistor PNP

Untuk mencari jenis transistor PNP dapat dilakukan dengan menjepit probe berwarna hitam (negatif) pada salah satu kaki basis transistor.

Lakukan hal yang sama jika kaki basis transistor belum diketahui yakni dengan cara mencoba-coba kaki transistor. Jepit probe berwarna hitam pada salah satu kaki transistor.

Lalu probe berwarna merah (positif) dijepit pada kaki terminal transistor lainnya (kolektor dan emitor).

Jika ada pergerakan pada layar multimeter digital, ditandai dengan perubahan angka pada multimeter. 

Maka bisa dipastikan bahwa transistor tersebut berjenis PNP.

Jika tidak ada pergerakan pada layar multimeter. Tukar probe hitam yang semula di posisikan pada kaki basis dengan probe warna merah. Jika ada pergerakan pada multimeter maka dapat dipastikan transistor tersebut berjenis NPN.

Perhatikan simulasi.

Mudah, Cara Membedakan Transistor NPN dan PNP Tanpa Datasheet Bisa Menggunakan Multimeter Digital

Kesimpulannya

Temukan terlebih dahulu kaki terminal basis transisitor. Baik itu menggunakan probe merah ataupun probe hitam.

Dan ingat, ketika kaki basis sudah ditemukan. Warna probe akan menentukan jenis transistor NPN ataupun jenis transistor PNP.

Demikian informasi singkat mengenai cara membedakan jenis transistor PNP dan transistor NPN dengan menggunakan multimeter digital. Semoga bermanfaat.

Artikel Terbaru