Cara Memperbaiki Exhaust Fan yang Rusak Salah Satunya dengan Mengukur Kapasitor

Cara Memperbaiki Exhaust Fan yang Rusak Salah Satunya Mengukur Kapasitor

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai cara memperbaiki exhaust fan yang rusak dan tidak mau jalan. Dimana indikasinya terlihat ketika rotor pada bagian exhaust fan tidak mau berputar sama sekali saat diberikan supply tegangan.

Padahal kondisi idealnya adalah saat kabel power dari exhaust fan dihubungkan dengan stop kontak 220 volt AC dari PLN. Bagian rotor pada exhaust fan seharusnya bekerja dan berfungsi dengan baik karena pada kondisi tersebut terjadi aliran listrik yang menimbulkan proses induksi magnetik atau disebut dengan gaya gerak listrik (GGL) pada motor listrik sehingga menghasilkan gerakan rotor yang berputar secara maksimal.

Tetapi jika kipas angin tidak mau berfungsi dan tidak jalan, berarti mengindikasikan bahwa ada suatu kerusakan pada sistem exhaust fan tersebut.

Ketika ada gangguan pada salah satu bagian sistem tersebut maka berakibat aliran arus listrik tidak mengalir dengan sempurna, sehingga motor listrik exhaust fan tidak bekerja. Kendala ini lah yang mengakibatkan kipas tidak mau berputar.

Peristiwa ini saya alami sendiri.

Untuk itu, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengenai cara memperbaiki exhaust fan berdasarkan pengalaman yang pernah saya coba lakukan.

Sedikit informasi saja kalau saya bukanlah ahli exhaust fan. Bahkan, bukan pula ahli service profesional.

Pada saat saya mengalami kerusakan exhaust fan, saya mencoba melakukan perbaikan sendiri. Ngotak-ngatik. Melakukan trial and error berdasarkan insting dan naluri.

Setelah berhasil ngoprek. Alhamdulillah exhaust fan dapat kembali berfungsi dan bekerja normal seperti sediakala.

Untuk itu, mudah-mudahan dengan apa yang saya bagikan kali ini dapat diterima dengan baik oleh pembaca. Dengan penggunaan bahasa yang tidak terlalu teknik banget dan mudah untuk dipahami.

Disclaimer :

Tips atau cara berikut ini tidak selalu berjalan dan berfungsi dengan baik ketika diterapkan. Karena kerusakan untuk masing-masing setiap orang berbeda-beda. Jangan melakukan perbaikan sendiri jika tidak memiliki dasar keilmuan teknik kelistrikan. Ketikan melakukan, harus dibawah pengawasan ahlinya. Jika mengalami kendala lebih lanjut, langsung saja menghubungi ahlinya seperti ahli service peralatan elektronik. 

Apa itu Exhaust Fan ?

Pengertian exhaust fan adalah alat yang dapat berfungsi untuk menjaga kebersihan udara didalam ruangan agar tetap dalam kondisi baik dengan cara membuang udara bau dan kotor kemudiang diganti dengan udara baru yang lebih segar. Exhaust fan dapat juga berfungsi untuk membuang tingkat kelembaban udara yang terjebak didalam ruangan.

Alat yang dipasang khusus untuk indoor ini dapat dipergunakan di area yang memiliki sirkulasi udara yang kurang baik. Seperti dapur, kamar mandi dan ruangan yang tidak memiliki ventilasi udara.

Cara kerja exhaust fan ini yaitu menarik udara pengap dan udara panas yang terjebak didalam ruangan kemudin megeluarkannya ke luar ruangan dan diganti dengan udara baru yang lebih segar.

Bagaimana Cara Membuka Exhaust Fan ?

Pada kesempatan kali ini akan difokuskan untuk membahas exhaust fan jenis Maspion MV-200 NEX Exhaust Ventilating Fan. Karena jenis exhaust fan itu lah yang saya gunakan saat ini.

Cara membuka cover exhaust fan yaitu dengan cara memposisikan jari kita pada bagian bawah. Kemudian menekan dan mendorong ke arah atas sambil menariknya ke hadapan kita. Lihat contoh pada gambar dibawah ini.

Cara Memperbaiki Exhaust Fan yang Rusak Salah Satunya Mengukur Kapasitor


Apa Saja Bagian-Bagian Exhaust Fan ?

Untuk lebih memahami dan lebih mengenal Maspion MV-200 NEX Exhaust Ventilating Fan ini mari kita lihat apa saja bagain-bagian yang membentuk sistem kerja dari exhaust fan berikut : 
Cara Memperbaiki Exhaust Fan yang Rusak Salah Satunya Mengukur Kapasitor

  1. Blade (baling-baling)
  2. Motor listrik
  3. Pegas
  4. Saklar / switch kipas exhaust fan
  5. Kapasitor 

Kondisi Kerja Maspion MV-200 NEX Exhaust Ventilating Fan

Exhaust fan ini memiliki 3 kondisi kerja :

  1. In
  2. Out
  3. Off 

Kondisi pertama. Pada saat saklar switch diposisikan di kondisi In maka udara dari luar akan masuk diserap kedalam ruangan oleh exhaust fan.

Kondisi kedua. Pada saat saklar switch diposisikan di kondisi Out maka udara yang terjebak didalam ruangan akan dikeluarkan oleh exhaust fan.

Kondisi ketiga adalah kondisi Off yang mengindikasikan bahwa exhaust fan dalam kondisi mati.

Cara Kerja Exhaust Fan

Ketika exhaust fan diberikan tegangan 220 volt AC, maka terjadi aliran arus listrik yang mengalir pada seluruh komponen elektronik yang ada dibagian dalam exhaust fan.

Pada saat penyalaan awal (starting) exhaust fan, terjadi lonjakan tegangan listrik yang sangat tinggi. Disinilah fungsi dan peran dari komponen kapasitor yaitu akan sangat membantu pada saat penyalaan awal kipas angin dimana komponen ini berfungsi sebagai penyimpanan muatan listrik untuk mencegah adanya loncatan tegangan listrik saat kipas angin dinyalakan.

Arus listrik yang mengalir kebagian stator pada motor listrik, akan menimbulkan GGL atau gaya gerak listrik sehingga bagian rotor pada motor listrik dapat berputar. Berputarnya rotor menghasilkan perputaran blade atau baling-baling. Sehingga exhaust fan dapat bekerja normal dengan baik.

Ketika kipas angin tidak bekerja atau tidak berputar, disitulah kita mesti melakukan tindakan perbaikan.

Cara Berikut ini Saya Lakukan Dalam Memperbaiki Exhaust Fan yang Rusak Tidak Jalan

1. Cek Komponen dan Pengkabelan

Pada saat kondisi tanpa bertegangan. Perhatikan seluruh komponen pada instalasi rangkaian kipas angin. Lihat dengan detail setiap bagian dari komponen exhaust fan tersebut. Perhatikan pula instalasi jalur kabelnya apakah terlihat ada bagian yang hangus terbakar atau mungkin ada komponen yang rusak terbakar akibat pemanasan yang berlebih. Jika terjadi hal yang demikian segera ganti bagian yang rusak tadi. Kemudian lakukan penyalaan kipas angin. Jika langkah ini dirasa belum berhasil, lakukan langkah selanjutnya.

2. Cek Putaran Rotor pada Motor Listrik 

Pada saat kondisi tanpa bertegangan. Coba putar kipas atau baling-baling dengan tangan, apakah terasa berat ketika diputar, atau mungkin lebih parah lagi, kipas tidak mau berputar sama sekali. Jika terjadi kondisi yang demikian maka lakukan pembersihan dengan cairan pembersih mekanik. Setelah dirasa sudah bersih kemudian lakukan penyalaan kipas angin. Jika langkah ini dirasa belum berhasil, lakukan langkah selanjutnya.

3. Cek Saklar Switch

Pada saat kondisi tanpa bertegangan. Lakukan uji coba sederhana pada saklar switch dengan cara menarik tali secara perlahan. Perhatikan pegas ketika tali ditarik, apakah bekerja dengan baik. Kemudian perhatikan juga saklar switch ketika tali ditarik, apakah bekerja dengan baik juga. Saklar switch dikatakan baik ditandai dengan suara "klik", dimana suara tersebut menandakan bahwa switch dapat kontak dengan baik. Jika terindikasi ada kerusakan, lakukan pembersihan dengan menggunakan cairan pembersih mekanik. Setelah selesai kemudian lakukan penyalaan kipas angin. Jika langkah ini dirasa belum berhasil, lakukan langkah selanjutnya.

4. Cek Kapasitor Exhaus Fan 

Pada saat kondisi tanpa bertegangan. Lepaskan kapasitor dari instalasi rangkaian kipas angin kemudain lakukan pengecekan dengan menggunakan multimeter atau avometer. Pasti sudah tahukan apa itu komponen kapasitor. Cara pengecekan kapasitor pada kipas angin ini yaitu dengan menghubungkan kapasitor dengan probe multimeter. Multemeter dikondisikan pada posisi tahanan atau ohmeter. Perhatikan, apakah jarum bergerak dengan cepat ke arah kanan lalu kembali lagi ke arah kiri (Jika multimeter yang digunakan multimeter analog). Jika kondisi demikian yang terjadi maka kapasitor masih dalam kondisi yang baik. Jika kapasitor dirasa sudah tidak dapat bekerja dengan baik, maka gantilah kapasitor kemudian coba kembali exhaust fan dengan kondisi bertegangan.

Demikian cara yang saya lakukan dalam memperbaiki exhaust fan. Untuk itu jika exhaust fan anda rusak, jangan terburu-buru untuk menggantinya dengan yang baru. Lakukan tips sederhana tersebut.

Kang Nurdin
Kang Nurdin
Dari pengalaman yang sudah-sudah, belajar itu membutuhkan waktu dan konsistensi. Perjalanan panjang dalam kehidupan ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran itu. Jadi, teruslah bersabar dalam mengarunginya.

Related Posts