Lkd0w4E1RXeko9lO8B7b5aHwUYMeguVeq3zLAoHH

Rumus Cara Menghitung Kuat Hantar Arus (KHA) Menentukan Luas Penampang Kabel

Rumus Cara Menghitung Kuat Hantar Arus (KHA) Menentukan Luas Penampang Kabel

Penentuan luas penampang kabel untuk pemasangan instalasi listrik tidaklah boleh sembarangan. Sebelum melakukan pemasangan kabel, ada tahapan dan cara untuk menentukan luas penampang kabel yang akan kita pergunakan.

Karena jika penggunaan penghantar kabel tidak tepat pemakaiaannya pada sebuah instalasi, maka hal tersebut akan menyebabkan pemanasan berlebih pada kabel penghantar tersebut, terlebih lagi jika suhu panas terus-menerus mengalami peningkatan maka akan menimbulkan percikan api dan mungkin saja kabel dengan mudahnya dapat terbakar.

Kita lihat secara struktur material apa saja yang membentuk kabel itu sendiri. Secara umum, konstruksi sebuah kabel terdiri dari 2 hal utama yaitu bagian terluar yang disebut dengan kulit (vynil) dan bagian dalam yang diselubungi oleh kulit (vynil) yang dinamakan dengan inti (core).

Kulit kabel (vynil) biasanya terbuat dari bahan PVC sedangkan inti (core) biasanya terbuat dari bahan tembaga.

Jika kita lihat pada sebuah rangkaian instalasi listrik, ketika instalasi diberikan sumber tegangan maka pada rangkaian tersebut akan terjadi aliran arus listrik didalamnya.

Ketika arus listrik sudah mengalir didalam rangkaian, pada kabel akan terjadi pemanasan atau mengalami peningkatan suhu yang diakibatkan oleh adanya arus listrik.

Semakin besar arus listrik yang mengalir didalam suatu rangkaian maka semakin besar pula peningakatan suhu yang akan dialami oleh kabel penghantar tersebut.

Hal itu lah yang menjadi alasan mengapa kita mesti mengetahui cara menghitung kapasitas hantar arus (KHA) pada penghantar kabel, alasannya agar kita dapat menentukan luas penampang kabel yang akan dipergunakan dengan tepat, aman dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.   

Oleh sebab itu, dalam penentuan luas penampang kabel ada aturan dan persyaratan yang mesti dilakukan dan diperhitungkan sebelum melakukan pemasangan penghantar kabel pada sebuah instalasi.

Karena sebuah kabel memiliki kemampuan kapasitas maksimumnya dalam menghantarkan arus listrik. Kemampuan maksimum kabel dalam menghantarkan arus listrik ini dinamakan dengan kapasitas hantar arus yang disingkat dengan KHA.

KHA merupakan singkatan dari Kuat Hantar Arus, atau ada juga yang menyebutnya dengan sebutan Kemampuan Hantar Arus.

Jika salah dalam menghuting KHA maka akan salah juga dalam menentukan ukuran kabel. Ketika keduanya keliru, maka akan ada dampak buruk jika salah menentukan KHA dan ukuran luas penampang kabel.

Pengertian KHA

Kapasitas Hantar Arus (KHA) adalah batas maksimal aliran arus listrik yang diperbolehkan untuk mengalir pada kabel penghantar tersebut.

Jika arus yang melaui kabel dibawah nilai KHA-nya maka kabel penghantar akan dinyatakan aman dan tidak melebihi dari arus beban penuh full load ampere.

Jika arus yang mengalir didalam kabel penghantar melebihi dari nilai KHA-nya maka kabel penghantar akan mengalami peningkatan suhu. Dan ini dikatakan kondisi yang tidak normal.

Lantas, bagaimana cara menentukan luas penampang kabel listrik berdasarkan perhitungan kuat hantar arus (KHA) ?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebetulnya cara menentukan luas penampang kabel telah diatur didalam PUIL.

Didalam pedoman Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) telah ditentukan bagaimana cara menghitung penampang kabel menggunakan rumus KHA.

Dimana nantinya, hasil dari perhitungan KHA tersebut akan dibandingkan dengan tabel standar KHA pada PUIL sehingga penentuan ukuran luas penampang yang akan dipergunakan pada sebuah kabel penghantar akan tepat dan sesuai dengan standarnya.

Cara Menghitung Kuat Hantar Arus (KHA) Kabel

Menghitung kuat arus hantar kabel dapat dilakuan dengan merujuk pada aturan yang telah ditetapkan pada pedoman PUIL. Berikut ini adalah rumus bagaimana cara untuk menghitung dan menentukan kapasitas hantar arus (KHA).

Rumus Mencari KHA

Kuat Hantar Arus (KHA) = 125 % x I

dimana ,
KHA Kuat hantar arus memiliki satuan ampere (A)
I merupakan arus beban penuh (A)

Rumus Mencari Arus Satu Phase 

I = P / (V . Cos Phi)

Rumus Mencari Arus Tiga Phase 

I = P / (√3 . V . Cos Phi)

Contoh Perhitungan Luas Penampang Kabel

Seorang teknisi listrik akan memasang instalasi listrik pada rumah bertingkat dengan kapasitas daya 2.200 watt dengan faktor daya sebesar 0,85 dimana tegangan listrik yang digunakan adalah 220 V. Tentukan nilai KHA dan luas penampang untuk kabel NYA ?

Jawab

Diketahui : 

P = 2.200 watt
V = 220 V
Cos Phi = 0,85

Ditanyakan :

KHA dan luas penampang kabel NYA ?

Penyelesaian:

Mencari nilai arus beban maksimal

I = P / (V . Cos Phi)
I = 2.200 / (220 x 0,85)
I = 11, 764 Ampere (A)

Mencari nilai KHA

KHA = 125 % x I
KHA = 125 % x 11, 764
KHA = 14, 705 A

Dari data tersebut kita mendapatkan informasi bahwa nilai KHA sebesar 14, 705 A jika kita merujuk pada tabel NYA di pedoman PUIL maka nilai KHA tersebut tidak ada. Untuk itu kita naikan ke atas menjadi 15 A. Dengan 15 A maka luas penampang kabel yang digunakan berukuran 1,5 mm2 .

Catatan : Saya menggunakan tabel NYA yang berada pada PUIL 2011 lebih tepatnya dokumen SNI 0225:2011 dengan nomor tabel 7.3-1 halaman 521. 

Teman-teman dapat juga mengunggahnya di halaman pencarian google dengan kata kunci "PUIL".

Artikel Terbaru