Memahami Penguat Tegangan (Buffer) dengan Simulasi

Simulasi Penguat Buffer / Voltage Follower Menggunakan Op-Amp LM741

Sebelumnya kita telah membahas mengenai rangkaian penguat penyangga buffer menggunakan software multisim kali ini kita akan berdiskusi mengenai rangkaian penguat buffer menggunakan Op-Amp LM741 dimana kita akan membuat rangkaian simulasinya menggunakan software proteus.

Penguat buffer adalah penguat sinyal yang memiliki sinyal output yang sama dengan sinyal inputannya. Dengan kata lain penguatannya bernilai satu, dikarenakan sinyal inputnya sama persis dengan output keluaran dari penguat buffer tersebut.

Penguat buffer ini sering disebut juga dengan pengikut tegangan atau voltage follower. Karena memang tegangan output dari penguat buffer ini sama persis. Nanti kita lihat simulasinya.

Oia, untuk mendapatkan hasil output yang lebih baik. Komponen Op-Amp sebagai rangkaian penguat buffer dapat juga dirangkai atau ditambahkan dengan komponen transistor.

Rangkaian Buffer dari Op-Amp LM741

Simulasi Penguat Buffer / Voltage Follower Menggunakan Op-Amp LM741

Dari bentuk skema rangkaian gambar diatas kita mendapatkan informasi bahwa rangkaian buffer dari Op-Amp ini akan terbentuk dengan cara menghubungkan jalur input inverting ke jalur output operasional amplifier (Op-Amp). Penggabungan tersebut tanpa menggunakan komponen lain, tanpa menggunakan komponen resistor.

Rangkaian buffer memberikan kemampuan untuk mengalirkan arus maksimal sesuai dengan arus maksimal yang dimiliki Op-Amp tersebut.

Fungsi rangkaian buffer adalah sebagai penyangga dimana pada rangkaian ini nilai arus yang dikuatkan tanpa terjadi penguatan tegangan. 

Dari penjelasan tersebut kita dapatkan persamaan untuk penguatan buffer ini yaitu :

Vout = Vin

Av = Vout / Vin = 1

Dari persamaan tersebut bahwa rangkaian operasional amplifier tidak memiliki faktor penguatan tegangan (Av = 1).

Op-Amp LM741

Penguat operasional (Op-Amp) adalah blok penguatan yang memiliki dua inputan dan satu keluaran. Bentuk dari Op-Amp adalah IC (Integrated Circuit) karena Op-Amp ini tersusun dari rangkaian yang saling terintegrasi satu sama lain. 

Berikut adalah bentuk dan konfigurasi dari Op-Amp LM741 :

Simulasi Penguat Buffer / Voltage Follower Menggunakan Op-Amp LM741

Gambar diatas adalah gambar dari bentuk Op-Amp LM741 dan diagram pin. Op-Amp memiliki 8 kaki pin yang diantaranya :

  1. Offset Null
  2. Inverting Input
  3. Non-Inverting Input
  4. V-
  5. Offset Null
  6. Output
  7. V+
  8. NC

Simulasi Rangkaian Penguat Buffer Op-Amp LM741 dengan Proteus

Selanjutnya kita akan melihat fenomena apa yang terjadi ketika kita melakukan simulasi merancang rangkaian penguat buffer menggunakan software proteus. Berikut skema gambar diagram rangkaiannya :

Simulasi Penguat Buffer / Voltage Follower Menggunakan Op-Amp LM741

Dari skema gambar rangkaian penguat buffer Op-Amp LM741 diatas dapat kita lihat bahwa pin 2 input inverting dihubungkan dengan output dari Op-Amp LM741.

Pin 3 input non inverting diberikan sinyal generator sinusoidal AC dengan amplitudo sebesar 5 m dan frekuensi sebesar 1 kilo Hz.

Pin 7 diberikan generator DC positif sebesar +12 Volt dan pin 4 diberikan generator DC negatif sebesar -12 Volt.

Untuk melihat bagaimana bentuk gelombang input dan outputnya maka kita akan melihat dengan alat ukur instrumentasi bernama Oscilloscope.

Pin 3 input non inverting dihubungkan dengan channel A dari oscilloscope dan Pin 6 sebagai output kita hubungkan dengan Chann C.

Berikut ini adalah gambar bentuk gelombang input dan output pada penguat buffer :

Simulasi Penguat Buffer / Voltage Follower Menggunakan Op-Amp LM741

Dapat kita simpulkan dari gambar gelombang diatas yang terukur menggunakan Oscilloscope bahwa dengan rangkaian penguatan buffer menggunakan Op-Amp LM741 ternyata gelombang output sama persis dengan gelombang input.

Antara teori dengan pembuktian menggunakan simulasi proteus ternyat terbukti bahwa sinyal output sama dengan sinyal input.

Selengkapnya tonton video berikut ini.




Kang Nurdin
Kang Nurdin
Dari pengalaman yang sudah-sudah, belajar itu membutuhkan waktu dan konsistensi. Perjalanan panjang dalam kehidupan ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran itu. Jadi, teruslah bersabar dalam mengarunginya.

Related Posts