Cara Merangkai Lampu Penerangan TL Fluorescent

Cara Merangkai Lampu Penerangan TL Fluorescent


Lampu merupakan salah satu produk hasil dari sebuah kemajuan dibidang teknologi, dimana lampu ini mampu menghasilkan pencahayaan buatan yang dapat dimanfaatkan oleh orang-orang untuk menerangi segala aktivitasnya pada malam hari.

Bayangkan saja, jika dimalam hari tidak ada cahaya penerangan lampu disekitar kita. Tentunya kita akan merasakan kegelapan, aktivitas tidak berjalan dan produktivitas akan menurun.

Nah, kita tidak mau kan hal seperti itu terjadi.

Bersyukur kita hidup di zaman sekarang, dimana perkembangan teknologi telah mengalami kemajuan dengan pesat. Dengan berkembangnya teknologi tersebut, maka sudah ada teknologi yang bernama "lampu". Kita sudah mengenal lampu dan bahkan sudah menggunakan teknologi yang bernama "lampu" saat ini.

Tidak dipungkiri, teknologi lampu saat ini berkembang begitu modern. Kalau dulu lampu masih sangat sederhana, saat ini lampu sudah banyak variasinya, terlihat dari banyaknya jenis dan tipe lampu yang dapat kita temukan disekitar kita salah satunya adalah lampu jenis TL Neon atau Fluorescent Lamp.

 

lampu tl kakangnurdin


Lampu TL Fluorescent adalah lampu penerangan yang berbentuk tabung atau Tube

Istilah TL pada lampu TL, ada yang menyebutnya sebagai "Tube Lamp" ada juga yang menyebutnya sebagai "Tube Luminescent".

Umumnya lampu TL Neon (Fluorescent Lamp) banyak kita temukan pada ruangan perkantoran, pabrik, workshop / bengkel, di gudang penyimpanan, tempat sekolah dan lain-lain.

 

Prinsip Kerja Lampu TL Fluorescent 

Tabung Lampu TL Fluorescent terbuat dari gelas yang lapisan luarnya dilapisi (coating) oleh lapisan phosphor. Pada bagian dalam lampu, tabungnya hampa udara dan pada bagian dalam tabung lampu tersebut terdapat elektroda atau kawat pijar di bagian ujung sisi kanan dan kirinya.

Didalam tabung lampu diisi dengan merkuri dan gas argon yang bertekanan rendah.

Fungsi kawat pijar / elektroda disini yaitu, saat dialiri arus listrik akan terjadi pemanasan pada elektroda dan akan menimbulkan elektron-elektron yang berpindah tempat dari ujung yang satu ke ujung yang lainnya.

Akibat energi listrik itu pula terjadi perubahan pada Merkuri yang semula berupa cairan selanjutnya berubah menjadi gas.

Elektron-elektron akan melepaskan cahaya pada saat elektron-elektron bertabrakan dengan Merkuri. Pada saat itulah energi elektron akan meningkat ke level yang lebih tinggi dan kemudian energi elektron tersebut kembali ke level normal. 


Komponen yang Diperlukan untuk Merangkai Lampu TL Fluorescent 

 

1. Starter 

 

starter kakangnurdin

Fungsi starter adalah sebagai saklar otomatis untuk penyalaan lampu TL, ketika lampu sudah menyala maka starter yang terhubung akan terputus kembali. 


2. Ballast

 

ballast kakangnurdin

Fungsi ballast untuk mengoperasikan lampu TL pada karakteristik yang sesuai dengan cara menstabilkan arus dan membatasi arus yang terlalu besar.

 

Rangkaian Lampu TL Fluorescent 

 

Cara Merangkai Lampu Penerangan TL Fluorescent

Diperlukan inputan tegangan AC yang tinggi hingga 400 Volt untuk memanaskan elektroda agar gas yang terdapat didalam tabung lampu TL dapat berpendar. Seketika Bi-metal yang terdapat pada starter akan terbuka (open) saat proses penyalaan selesai. Starter dapat dilepaskan dari rangkaian lampu karena peruntukannya digunakan saat penyalaan saja. Sedangkan fungsi ballast sebagai penstabil arus agar dapat mengoperasikan lampu TL.

 

 

Kakang Nurdin
"Kita selesaikan apa yang sudah kita mulai"

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter