Materi Induktor (Pengertian, Bentuk, Simbol, Fungsi, Satuan dan Jenis Induktor)

Posting Komentar
Materi Induktor (Pengertian, Bentuk, Simbol, Fungsi, Satuan dan Jenis Induktor)

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Apakabarnya teman-teman ? mudah-mudahan selalu diberikan kesehatan dan kelancaran disetiap urusannya.

Aamiin.

Kali ini kita akan bersama-sama berdiskusi dan membahas mengenai apa itu induktor.

Mudah-mudahan penjelasan saya kali ini dapat dipahami dengan mudah ya.

Oke, kita langsung saja masuk ke pembahasannya.

Pengertian Induktor 

Induktor (bahasa inggris : inductor) adalah salah satu komponen elektronika yang termasuk kedalam komponen elektronika pasif.

Induktor sering kali kita temukan pada rangkaian-rangkaian elektronika yang berhubungan dengan rangkaian frekuensi radio.

Induktor (terkadang disebut coil, choke, reaktor) merupakan suatu komponen elektronika pasif yang membentuk susunan lilitan kawat penghantar berbahan tembaga tunggal yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah kumparan.

Sekarang kita cari tahu apa yang terjadi jika kumparan induktor tersebut dialiri arus listrik.

Ternyata, ketika kumpran induktor dialiri suatu arus listrik  maka akan terbentuk suatu medan magnet, dimana didalam medan magnet tersebut tersimpan suatu energi. 

Fungsi Induktor

Fungsi komponen induktor yaitu dapat menyimpan arus listrik , filter untuk frekuensi tertentu, menghambat arus bolak-balik (AC), meneruskan arus searah DC, melipat gandakan tegangan, membangkitkan getaran.

Satuan Induktor

Induktansi adalah kemampuan sebuah induktor dalam menyimpan suatu energi magnet.

Satuannya yaitu Henry (H). Adapun satuan-satuan turunan dari Henry diantaranya :

  • miliHenry
  • microhenry

Simbol Huruf Induktor

Simbol yang digunakan untuk komponen induktor pada gambar rangkaian-rangkaian elektronika adalah huruf :

 

L  

 

Bentuk Simbol Induktor

simbol induktor

Jenis-jenis Induktor

  • Iron Core Inductor, inti berbahan besi
  • Ferrite Core Inductor, inti berbahan ferite
  • Air Core Inductor, inti berbahan udara
  • Variable Inductor, inti berbahan ferit yang dapat diputar sesuai keinginan
  • Torroidal Core Inductor, inti berbentuk O ring
  • Laminated Core Induction, beberapa lapis lempeng logam yang ditempelkan secara pararel

Aplikasi Induktor

Beberapa aplikasi komponen induktor, sebagai berikut :

  1. Radio.  Salah satu kegunaan induktor untuk memfilter frekuensi maka induktor banyak digunakan pada rangkaian frekuensi radio seperti antena, tunner dan amplifier.
  2. Relay.  Induktor digunakan pada saklar otomatis relay karena dapat menghasilkan medan magnet pada saat dialiri arus listrik.
  3. Transformator. Induktor diaplikasikan pada prinsip kerja transformator, dimana jika kedua kumparan induktor di hubungkan secara magnetik maka akan berfungsi untuk menaikan tegangan (step up).

Dan masih banyak lagi aplikasi induktor misalnya seperti pada motor listrik, selenoid, power supply, speaker, microphone.

Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai induktansi 

 

rumus induktor 
 

  1. Semakin banyak jumlah lilitan maka nilai induktansi suatu induktor akan semakin tinggi
  2. Semakin besar diameter induktor maka akan semakin besar induktansinya
  3. Jenis bahan inti yang digunakan (Permeabilitas) seperti besi, udara dan ferrit
  4. Semakin pendek ukuran induktor makasemakin tinggi induktansinya

Akhir Kata

Demikian yang dapat saya sampaikan, kurang lebih mohon maaf jika dalam penyampaian masih terdapat banyak kesalahan.

 


KANGNURDIN
Pernah bersekolah di Jurusan Teknik Elektro. Pernah menjadi seorang Teknisi Perencanaan dan Penjadwalan Laboratorium Kalibrasi di salah satu Perusahaan BUMN. Saat ini, sedang menyukai belajar apapun dan menuliskannya di kakangnurdin.com. Mudah-mudahan ilmu yang sedikit ini dapat bermanfaat untuk saya pribadi dan orang-orang. Dah, Gitu aja !

Related Posts

Posting Komentar