Internet Of Things dan Contoh Implementasi Penerapan IoT Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Internet Of Things dan Contoh Implementasi Penerapan IoT Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Istilah internet of things atau yang biasa kita kenal dengan sebutan IoT ini semakin hari semakin kian populer keberadaannya pada dunia teknologi.

Nampaknya dengan kehadiran teknologi IoT, mampu menyita perhatian sebagian orang terutama bagi yang ingin terlibat lebih jauh didalamnya.

Hal ini menandakan bahwa penerapan ekosistem IoT ternyata mampu menyentuh hingga ke berbagai lapisan didalam aspek kehidupan kita, apalagi di era transformasi digital yang serba canggih dan serba cepat seperti saat ini.

Dengan kondisi itulah diharapkan dimasa depan akan semakin banyak lagi bermunculan inovasi-inovasi baru berteknologi cerdas yang merupakan hasil dari sebuah evolusi teknologi dibidang IoT, sehingga penerapan IoT diberbagai elemen tersebut mampu menjadi solusi dan memberikan angin segar didalam menjawab segala persoalan dan tantangan yang ada.

Lantas, apa itu Internet Of Things (IoT) ?

Pengertian Internet Of Things

Jika kita kerucutkan menjadi lebih sederhana lagi, Internet Of Things atau yang kita kenal dengan IoT adalah teknologi yang akan membawa kita untuk mengeksplorasi lebih jauh mengenai manfaat dari sebuah teknologi internet.

Disini, teknologi internet tidak mampu berdiri sendiri, perlu adanya kolaborasi dengan suatu perangkat yang mampu melakukan pengontrolan dan pengendalian terhadap suatu objek.

Output dari teknologi IoT ini adalah pengontrolan dan pengendalian secara jarak jauh terhadap sebuah perangkat / device.

Semua informasi pada IoT tersebut akan ditampilkan secara real time untuk dilakukan monitoring.

Untuk lebih jelas lagi mengenai unsur-unsur yang membangun teknologi IoT, simak lebih lanjut penjelasan berikut.

Unsur-Unsur Pembentuk Internet Of Things

Untuk membangun sebuah ekosistem IoT diperlukan beberapa elemen yang saling terhubung dan terintegrasi satu dengan lainnya agar IoT dapat diimplementasikan.

Komponen apa saja yang membangun sebuah ekosistem Iot tersebut :

1. Mikrokontroler

Mikrokontroler adalah sebuah perangkat yang dapat bekerja untuk melakukan pengendalian, pengontrolan dan eksekusi sehingga kinerja dari sebuah sistem IoT akan lebih baik lagi.

Mikrokontroler merupakan salah satu unsur yang berperan sebagai pengendali pada sistem IoT.

2. Sensor

Sensor adalah perangkat yang mampu menangkap sinyal perubahan dari suatu obejek yang akan diukur yang kemudian hasilnya akan di tampilkan pada sebuah ekosisem IoT melalui jaringan internet.

Sensor merupakan salah satu unsur yang berperan sebagai penangkap respon sinyal dari suatu objek pada sistem IoT ini.

3. Artificial Intelligence (AI)

AI atau disebut juga sebagai kecerdasan buatan adalah kecerdasan manusia yang diterjemahkan kedalam mesin menjadi kecerdasan buatan dengan cara melakukan pemograman yang didalamnya tersusun algoritma-algoritma sebuah instruksi yang telah ditentukan sehingga mesin seolah-olah dapat berperilaku dan berpikir layaknya seperti kecerdasan manusia.

Dengan demikian AI merupakan salah satu unsur yang berperan untuk dapat diimplementasikan kedalam sebuah sistem IoT agar semua aktivitas dapat dilakukan sendiri secara terprogram sehingga keputusan eksekusi akan suatu tindakan dapat langsung diputuskan tanpa menunggu suatu instruksi.

4. Konektivitas

Didalam ekosistem IoT sangat dibutuh unsur konektivitas antar jaringan, hal tersebut bertujuan agar segala informasi yang telah ditangkap dapat terdistribusi dengan baik untuk dilakukan monitoring dan pengendalian terhadapt perangkat lainnya.

Cara Kerja Internet Of Things (IoT)

Sederhanannya, cara kerja dari IoT adalah dengan memanfaatkan fungsi dari internet yang kemudian segala informasi mampu diterima dan dikirim pada suatu objek yang akan dikendalikan.

Secara teknis, sensor dan relai akan dihubungkan bersamaan dengan suatu objek yang akan diukur. Sensor akan menerima perubahan terhadap lingkungan kemudian mengirimkan informasi ke mikrokontroler kemudian relai akan menerima instruksi kerja untuk terhubung dengan perangkat lainnya..

Segala informasi tersebut kemudain diteruskan oleh mikrokontroler ke sebuah  modul yang mampu terhubung dan berkomunikasi dengan jaringan internet.

Setelah informasi tersebut berhasil ditangkap dan ditampilkan melalui internet, data real time akan mulai terekam kemudian pengendalian dan pengontrolan jarak jauh pun dapat dilakukan dengan IoT ini.

Penerapan Internet Of Things dalam Kehidupan Sehari-hari

Internet Of Things dapat kita temukan didalam kehidupan sehari-hari, diantaranya :

1. Smart Home

Contoh penerapan sederhana dari teknologi IoT ini dapat kita temukan misalnya saja pada perangkat rumah.

Misalnya saja pada pengontrolan AC. Dengan penerapan IoT, kita dapat melakukan pengontrolan AC secara jarak jauh mulai dari penyalaan ON/OFF AC hingga pengontrolan tingkat derajat suhu yang dibutuhkan.

Selain pada AC, contoh penerapan IoT dapat diterapkan juga pada perangkat lain di dalam rumah seperti penyalaan televisi, penyalaan kulkas, perangkat CCTV dan masih banyak lagi.

2. Pelaku Usaha

Contoh penerapan lain dari IoT dapat ditemukan pada sektor industri, dengan adanya teknologi IoT, para pelaku usaha akan sangat merasa terbantu dengan adanya teknologi pintar ini.

Dimana suatu sistem dapat bekerja lebih efektif dan lebih efisien dengan keberadaan IoT yang saling terintegrasi satu dengan yang lainnya sehingga mampu memangkas proses bisnis menjadi lebih cepat. 

3. Smart City

Bayangkan jika pada sebuah kota diterapkan secara penuh mengenai ekosistem IoT ini. Pastinya kota tersebut akan lebih nyaman dan aman dengan semua fasilitas canggih yang disuguhkan.

Segala aktivitas dapat dimonitoring melalui sistem IoT secara realtime. Misalnya saja curah hujan yang tinggi, kepadatan jumlah kendaraan (trafik lalu lintas), informasi gempa bumi, ketinggian air laut dan masih banyak lagi.

4. Pertanian

Oleh para petani penerapan IoT dapat dimanfaatkan untuk ladang pertaniannya. Menjaga agar kualitas dari produknya tetap terjaga dan menjadi lebih baik lagi.

IoT mampu menganalisa perubahan-perubahan yang terjadi pada lingkungan sehingga akan berpengaruh terhadap kualitas hasil pertanian yang lebih baik.

Hal yang dapat dideteksi oleh IoT pada sektor pertanian ini yaitu kadar air, kualitas air, suhu dan kelembaban, pemantauan hama yang mengganggu.

Dengan demikian dapat meminimalkan resiko turunnya kualitas produksi.

5. Kesehatan

Pada sektor kesehatan IoT akan sangat berperan dan membantu untuk mendukung proses penyembuhan ke arah yang lebih baik dan maksimal.

Banyak inovasi-inovasi baru tercipta pada berbagai perangkat medis untuk meningkatkan kualitas kesehatan misalnya saja perangkat untuk pengecekan kadar gula, denyut jantung dan masih banyak lagi penerapan peran IoT ini.

6. Transportasi 

Pada sektor transportasi peran IoT akan sangat dibutuhkan. Sistem pada transportasi akan lebih baik lagi performanya karena IoT mampu mengintegrasikan berbagai perangkat untuk saling terhubung satu dengan yang lainnya sehingga pengendalian dan pengontrolan hasil dari pengolahan informasi yang ditangkap akan lebih cepat lagi untuk dieksekusi.

Contoh penerapan IoT pada transportasi ini dapat diimplementasikan pada fungsi berkendara autopilot atau yang kita kenal dengan kendaraan dapat berjalan sendiri dan mendeteksi objek sekitar agar tidak saling bersentuhan dan bertabrakan.

Kemudian ada juga mobil yang dapat memarkirkan sendiri kendaraanya secara otomatis. 

Diharapkan dengan penerapan IoT pada sektor transportasi ini dapat mengurangi angka kecelakaan.

Manfaat Internet Of Things

Jika kita rangkum manfaat-manfaat apa saja yang akan kita dapat dari penerapan IoT pada berbagai sektor diatas, maka berikut adalah rangkuman manfaat dari penerapan IoT ini :

1. Pengendali Jarak Jauh

Kehadiran IoT dapat mempermudah dalam hal pengendalian dan pengontrolan suatu sistem secara jarak jauh tanpa bersentuhan langsung dengan memanfaatkan jaringan koneksi internet. Informasi yang terkirim akan lebih cepat dan akurat. Sekalipun itu menggunakan aplikasi mobile. 

Sehingga untuk mengambil keputusan terhadap tindakan perbaikan akan lebih cepat dan lebih aman. Bayangkan saja jika monitoring perangkat pendeteksi letusan gunung atau ketinggian air dilakukan langsung di lokasi objek ukur, hal tersebut mungkin akan sangat membahayakan. 

2. Kemudahan Komunikasi Antar Perangkat

Bayangkan jika sebuah sitem terdiri dari perangkat-perangkat yang lebih kompleks, tentunya membutuhkan media penghubung agar komunikasi dapat berjalan dengan baik dan dapat saling bertukar informasi.

IoT hadir untuk memenuhi itu semua, memudahkan konektivitas antar perangkat yang saling terintegrasi sehingga sistem bekerja lebih baik.

3. Efisiensi

IoT dapat menjadikan kita lebih mudah dalam mengambil sebuah keputusan. Data yang ditampilkan secara real time dan pengendalian terhadap objek yang diukur dapat segera diputuskan asalkan terdapat koneksi jaringan internet.

Bagaimana, apakah sudah ada gambaran mengenai Internet Of Things dan contoh penerapan IoT dalam kehidupan sehari-hari?

Ataukah anda tertarik untuk mengenal IoT lebih jauh lagi mengenai perancangan teknis dalam membangun IoT ?

Dengan mengikuti Pelatihan IoT Academy maka wawasan anda akan semakin terbuka luas mengenai ekosistem Internet Of Things ini. Anda akan dengan mudah mempelajari IoT secara terstruktur dan teratur dengan bimbingan penuh dikelasnya. 

Semakin dini anda belajar dalam memahami IoT semakin cepat pula dunia menantikan anda.


Kang Nurdin
Kang Nurdin
Dari pengalaman yang sudah-sudah, belajar itu membutuhkan waktu dan konsistensi. Perjalanan panjang dalam kehidupan ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran itu. Jadi, teruslah bersabar dalam mengarunginya.

Related Posts