Memahami Dasar Elektronika

Posting Komentar

Fungsi Perangkat Elektronika,Komponen Elektronika,Penerapan dan Pemanfaatan Teknologi Elektronika,Pengertian Elektronika, Hukum Coulomb

Jika kita mendengar kata "teknologi", yang terbayangkan dan tergambarkan di benak kita pertama kali yaitu hal-hal yang berhubungan dengan suatu kemajuan dan kecanggihan perangkat-perangkat elektronik. Dimana perangkat-perangkat elektronik tersebut mampu dimanfaatkan dan digunakan sebagai solusi hidup bagi manusia dalam memecahkan berbagai permasalahan yang ada. Baik itu dimanfaatkan untuk dunia industri, maupun digunakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Penerapan dan Pemanfaatan Teknologi Elektronika

Banyak sekali pemanfaatan ilmu elektronika ini untuk menunjang kemajuan teknologi diberbagai bidang. Bagaimana tidak, hampir disemua aspek kehidupan kita, kita menemukan berbagai macam perangkat elektronik hasil dari suatu kemajuan teknologi elektronika.

Peralatan yang menggunakan prinsip dasar elektronika ini disebut sebagai perangkat elektronik atau electronic device yang dapat kita temukan pada beberapa bidang berikut ini :

 1. Bidang Kesehatan

Thermometer, Nebulizer, Glucometer, Pulse Oximeter,  Syringe Pump, Tensimeter Digital, Infusion Pump, Medical Ventilator, Patient Monitor, Blood Warmer, Fetal Monitor atau Cardiotocography (CTG), USG (Ultrasonografi), Elektrokardiograf (EKG), Defibrillator, Oxygen Concentrator, Oxygen Concentrator, Hematolgy Analyzer, UV Sterilisator.

2. Bidang Komunikasi

Televisi, Ponsel, Radio, Telepon Kabel, Laptop, HP Tablet, Walkie Talkie dan lain sebagainya.

3. Bidang Industri

Dibidang industri teknologi elektronika sangat membantu dalam melakukan pengambilan data, pengumpulan data, pengolahan data, penyimpanan data, penyebaran data dan penyajian atau report data dimana semua aktivitas tersebut dilakukan oleh peralatan elektronika.

Teknologi elektronika juga mampu digunakan untuk mengendalikan mesin produksi, perhitungan numerik dan lainnya.

Dengan adanya teknologi elektronika ini maka kualitas produk yang dihasilkan akan sesuai dengan target yang diinginkan dan terjaga baik.

4. Pengendalian dan Instrumen

Osiloskop, Spectrum Analyzer, Atomic Absorption Spectroscopy, Temperatur Indicator, Pyrometer, Gas Analyzer, Inverter, Multimeter dan masih banyak lagi.

5. Bidang Pertahanan dan Keamanan

Dalam bidang pertahanan dan keamanan penggunaan sensor-sensor dimaksimalkan untuk kegiatan Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance (ISR).

Penggunaan sensor pada wahana berawak maupun tak berawak dimatra darat, matra laut maupun matra udara. Beberapa dari sensor tersebut dibekali dengan kemampuan Kecerdasan Tiruan atau yang sering kita dengan dengan AI (Artificial Intelligent). Dan masih banyak lagi pemanfaatan teknologi elektronika di bidang Pertahanan dan Keamanan ini. 

6. Bidang Otomotif

Sistem pengapian (ignition system), pengisian ulang aki mobil, multipoint fuel injection (MPFI) system. 

Pengertian Elektronika

Elektronika atau dalam bahasa inggris yaitu "Electronics", terdiri dari dua kata yaitu Electron” yang berarti elektron dan “Mechanics yang memiliki arti pergerakan. Sehingga istilah elektronika memiliki arti yaitu pergerakan suatu aliran elektron.

Elektronika adalah salah satu keilmuan dari cabang ilmu fisika dan ilmu teknik arus lemah dimana mampu melakukan pengendalian aliran elektron atau partikel-partikel bermuatan listrik pada komponen pasif dan komponen aktif elektronika yang terdapat pada suatu alat atau perangkat elektronik seperti, komputer, semikonduktor, termokopel dan peralatan elektronik lainnya.

Elektronika dan kelistrikan adalah dua hal yang saling berhubungan dan berkaitan. Didalam kelistrikan, partikel-partikel subatomik seperti elektron dan proton mampu melakukan gaya tarik-meranik atau tolak menolak.

Kapan dikatakan tolak-menolak dan tarik-menarik ?

Pada saat muatan yang sejenis didekatkan maka akan terjadi gaya tolak menolak diantara keduanya, sebaliknya jika muatan saling berlawanan maka akan terjadi tarik-menarik diantara keduanya. Hal ini dapat kita temukan dalam Hukum Coulomb.

Hukum Coulomb 

Charles Augustin de Coulomb adalah ahli fisika asal Prancis, seorang penemu Hukum coulomb yang melakukan penelitian mengenai suatu gaya yang ditimbulkan oleh dua buah benda yang bermuatan listrik, dimana kedua benda tersebut terpisah pada jarak tertentu.

Dari percobaan itulah didapatkan kesimpulan bahwa adanya hubungan atau interaksi antara kedua buah muatan listrik, dimana jika muatan listrik yang sejenis akan terjadi gaya tolak-menolak, sedangkan gaya yang berlainan jenis akan mengalami gaya tarik-menarik. 

Fungsi Perangkat Elektronika,Komponen Elektronika,Penerapan dan Pemanfaatan Teknologi Elektronika,Pengertian Elektronika, Hukum Coulomb

Dimana,

F = Gaya Coulomb (N)
q = Muatan listrik (C)
r = Jarak kedua muatan (m)
k = Konstanta

Arus Listrik

Arus listrik adalah mengalirnya muatan negatif atau elektron dari potensial rendah ke potensial tinggi. Satuan arus listrik dinyatakan dengan Ampere.

 

Fungsi Perangkat Elektronika,Komponen Elektronika,Penerapan dan Pemanfaatan Teknologi Elektronika,Pengertian Elektronika, Hukum Coulomb

Dimana,

I = Arus listrik satuan ampere (A)
Q = Muatan listrik satuan coulomb (C)
t = Waktu dalam satuan second (s)


Berdasarkan persamaan diatas dapat kita peroleh bahwa 1 ampere sama dengan besarnya muatan listrik sebesar 1 coulomb yang mengalir didalam penghantar setiap 1 satuan detik. 

Ada dua jenis arus listrik yang kita kenal dalam dalam teori arus listrik :

  1. Sumber arus listrik searah atau arus DC, dimana fasenya tidak berubah misalnya adaptor, dinamo, baterai, solar sel.

  2. Sumber arus listrik bolak-balik atau arus AC, dimana fasenya berubah-berubah setiap saat misalnya listrik dari PLN, inverter, generator.

Tegangan Listrik

Tegangan listrik atau beda potensial adalah usaha yang dilakukan untuk memindahkan satuan muatan listrik. Satuan beda potensial listrik yaitu Volt (V).

Peralatan yang dapat menghasilkan beda potensial listrik secara terus menerus akan menimbulkan muatan-muatan negatif atau elektron mengalir didalam penghantar.

Fungsi Perangkat Elektronika,Komponen Elektronika,Penerapan dan Pemanfaatan Teknologi Elektronika,Pengertian Elektronika, Hukum Coulomb

Dimana,

V = Tegangan listrik atau beda potensial, satuan Volt (V)
W = Energi, satuan Joule (J)
Q =  Muatan listrik, satuan Coulomb (C)

Daya Listrik

Daya listrik adalah jumlah energi listrik yang diserap atau dihasilkan dalam setiap 1 second didalam sebuah rangkaian listrik.

 

Fungsi Perangkat Elektronika,Komponen Elektronika,Penerapan dan Pemanfaatan Teknologi Elektronika,Pengertian Elektronika, Hukum Coulomb

Dimana,

P = Daya listrik (Watt)
W = Energi listrik (Joule)
t = Waktu (Second)
 
Baca juga besaran-besaran listrik lainnya : Mengenal Besaran Listrik 

Fungsi Perangkat Elektronika 

  1. Rectification atau Penyearah yaitu rangkaian elektronika yang mampu menyearahkan gelombang arus listrik bolak-balik (AC) menjadi arus listrik searah (DC). Contoh perangkat penyearahan yaitu power supply, battery charger, DC Generator dan lain-lain. 

    Baca selengkapnya mengenai : Rectifier (Penyearahan)

  2. Amplification (Penguatan) yaitu rangkaian elektronika yang mampu memperkuat sinyal, yang sebelumnya snyal lemah kemudian diubah menjadi sinyal yang lebih besar. Rangkaian elektronika yang mampu melakukan fungsi penguatan adalah Amplifier. Contoh rangkaian atau perangkat penguatan dapat biasa ditemukan pada ponsel, televisi, radio dan lain-lain.  

  3. Control (Pengendalian) yaitu pengendalian otomatis yang dapat kita temukan pada pengendali, pengendalian tegangan pada kulkas, pengendalian lampu lalulintas dan lain-lain. 

  4. Generation (Pembangkitan) yaitu perangkat elektronika yang mampu mengkonversikan sinyal DC menjadi sinyal AC sesuai dengan frekuensi yang diperlukan dengan menggunakan osilator, dimana osilator ini mampu untuk menghasilkan getaran atau sinyal listrik secara periodik dengan nilai amplitudo yang konstan. Penggunaan rangkaian osilator dapat kita temukan pada frekuensi radio, konverter dan lain-lain. 

  5. Conversion (Konversi) yaitu perubahan suatu bentuk energi menjadi energi yang lain. Transduser adalah suatu alat yang dapat merubah sinyal input menjadi bentuk energi yang lain pada sisi sinyal outputnya.

Komponen Elektronika


KANGNURDIN
Pernah bersekolah di Jurusan Teknik Elektro. Pernah menjadi seorang Teknisi Perencanaan dan Penjadwalan Laboratorium Kalibrasi di salah satu Perusahaan BUMN. Saat ini, sedang menyukai belajar apapun dan menuliskannya di kakangnurdin.com. Mudah-mudahan ilmu yang sedikit ini dapat bermanfaat untuk saya pribadi dan orang-orang. Dah, Gitu aja !

Related Posts

Posting Komentar